Inilah Posisi Doggy Style yang Benar

Seperti telah disampaikan sebelumnya, Metode Shettles menyarankan untuk melakukanposisi doggy style atau hubungan badan dari belakang jika Anda ingin memiliki bayi laki-laki. Lewat posisi ini, sperma akan keluar di dekat serviks di mana cairan vaginanya lebih sesuai untuk sperma dengan kromosom Y. Tempat "sperma anak laki-laki" pun punya kesempatan lebih besar untuk bertahan karena perjalanan yang harus mereka tempuh tidak terlalu panjang.

Doggy style sendiri boleh dibilang posisi seks yang paling disukai, karena memberi kesan liar dan seksi. Namun, posisi ini lebih sering dinikmati oleh kaum pria ketimbang wanita. Kita cenderung merasa tak nyaman dengan posisi. Agar Anda bisa ikut menikmati, dan mimpi mendapatkan bayi laki-laki menjadi kenyataan, ketahui posisi doggy style yang benar berikut ini:

 

Lengkungkan punggung
Pertama-tama, posisi ini memang membutuhkan fisik yang prima karena Anda harus berdiri atau berlutut. Jika memilih gaya berlutut, pastikan punggung Anda melengkung ke bawah, atau dalam pose yoga disebut Cat-Cow Pose. Posisi melengkung inilah yang akan memungkinkan sperma tertampung dengan baik.

Agar tidak pegal
Posisi klasik untuk doggy style adalah berlutut dengan bertumpu pada kedua kaki dan kedua tangan. Namun, sebentar saja posisi ini bisa membuat tubuh Anda kaku. "Banyak perempuan mengeluh lutut mereka jadi perih, atau punggung dan leher mereka jadi pegal," ujar Ava Cadell, PhD, penulis buku Neurolovology . Atasi masalah ini dengan mengangkat lutut Anda, lalu tumpukan pada kaki Anda. Atau, berdiri dan mencondongkan tubuh ke depan ke dinding, atau membungkuk ke meja.

Gunakan bantal
Cara lain untuk menghindari lutut dan punggung yang kaku adalah dengan menyelipkan bantal di bawah perut dan dada Anda. Dengan demikian, Anda punya landasan untuk mengistirahatkan punggung. Bisa juga dengan tidur tengkurap sempurna, namun dengan bantal terselip di bawah pinggang. Posisi ini juga akan menciptakan sudut yang baik bagi pasangan untuk memasuki Anda dari belakang, demikian menurut Sadie Allison, PhD, penulis buku The Mystery of the Undercover Clitoris .

Turunkan pundak
Tidak adil jika hanya suami yang menikmati sesi bercinta melalui posisi ini, kan? Ajaklah suami untuk menyentuh G-spot Anda. Agar ia bisa menyentuhnya, turunkan pundak Anda sedikit, dan jaga agar kepala Anda tetap rendah untuk memberikan kenikmatan maksimal.

Lakukan di depan cermin
Agar posisi ini membuat Anda merasa seksi dan makin bergairah, Allison menyarankan untuk meletakkan cermin di depan Anda berdua. Dengan memandang aksi Anda di depan cermin, Anda dan pasangan bisa mengintip gerakan Anda dari sudut yang lain. Jangan kaget bila hal itu nanti juga akan menyulut Anda untuk beraksi lebih agresif. Tatap mata pasangan Anda, dan lengkungkan tubuh Anda lebih dalam. (Dini Felicitas)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Belajar Bahasa Inggris